Selasa, 23 Oktober 2012
Aku
mencintaimu “apa adanya”?
Katanya sekarang itu
sudah masuk zamannya globalisasi yang semuanya itu berubah dengan begitu cepat.
Mulai dari budaya, bahasa, musik, makanan sampai teknologi. Budaya orang
Indonesia yang katanya mayoritas orang islam sekarang masih banyak orang-orang
yang kekurangan bahan untuk pakaiainnya sendiri, koq bisa ya?? Katanya zamannya
udah maju masa mau-maunya balik lagi ke zamannya manusia purba, kalu aku kaya
gitu mungkin bisa aja kerokan tiap malem gara-gara angin topan masuk tubuh..ah
benar-benar complicated dan absurd.
Bahasa orang indonesia
itu pas sumpah pemuda sih katanya bahasa yang satu bahasa Indonesia, kalau
tidak salah sih ada tuh yang namanya KBBI yang isinya semua bahasa yang pernah
ada di Indonesia, tapi ada ga ya di KBBI bahasa-bahasa alay khusus anak remaja
labil dan galau kaya sekarang atau ga bahasa-bahasa yang absurd yang sering
diucapin sama anggota MPR kalau lagi debat yang katanya sih untuk kepentingan
orang kecil tapi iya gitu ya??
Yang paling jadi tranding toppic saat ini di negara yang katanya tercinta yaitu merajalelanya Psyholic atau gangnam style, kalau ga salah (berarti bener) hampir semua acara di TV mulai dari berita sampai gosip yang menyilet-nyilet artisnya itu pada joged-joged ala orang absurd yang pernah saya liat itu, tidak tahu apa yang menarik justru saya kira itu tarian paling aneh yang pernah ada di planet yang bernama bumi ini dan yang paling anehnya lagi hampir semua orang niru gaya dia, kalau kata pak Dedy Mizwar sih “Alangkah lucunya negeri (ganti pake dunia) ini”.
Karena udah zamannya
globalisasi, di Indonesia yang katanya orang-orangnya udah mulai hidup
gaya-gaya orang bule sana yang individualistik, pengennya serba cepat alias
instan mulai dari makanannya sampai naik jabatan pun pengennya instan asal
katanya sih harus ada sesuatunya, entah itu apa tanya saja sama Syahrini. Sepengalaman saya yang hidupnya jauh dari
orang tua terus pengennya hemat, hobi banget makan yang namanya mie instan (karena
bisa masaknya ya cuman itu), makanan yang sifatnya instan itu kerasanya cepet
banget kenyang, cepet juga laparnya dan cepet juga dapet penyakitnya koq bisa
ya? tau ah..tanya saja sama yang ahli kalau tidak dokter terdekat rumah.
Di Indonesia juga lagi
musimnya sama gadget-gadget bikinan orang lain (ya iya lah) masuk ke negeri
tercinta ini karena katanya sih konsumennya paling banyak ya ada di sini. Mulai
dari yang namanya buah “apple” kena gigit, temennya Rexona (baca BB) sampai
yang asalnya obat “tablet” jadi uberan semua orang. Sebenernya salah banget tuh
orang-orang yang bilang kalau Indonesia itu negara yang miskin, kata siapa tuh?
Seenaknya aja, buktinya konsumen terbesar yang bikin makmur semua industri
perdagangan luar itu kan penduduk Indonesia.
Sekarang ga cuman orang
gede aja yang bisa mainin hp dan ngetik sms, anak TK yang umurnya 3 tahun aja
udah hobi tukeran nomor Pin dan BBM-an sama temen-temennya (aku kalah telak kalau kaya gitu ya). Indonesia itu
benar-benar negara yang maju dan makmur _bisa dilihat dari presiden kita yang
badannya kekar_.
Indonesia itu harus jadi negaraku
tercinta, mata kuliah PKn yang terus menghantuiku setiap malam jum’at itu
membuatku sadar bahwa aku harus mencintai negaraku ini. Karena terlalu rumit
membicarakan masalah cinta, apalagi saat ini aku mencintai negara dan semua
penduduk Indonesia dari Sabang sampai Merauke (ga kebayang) jadi aku harus
mulai melakukan sesuatu untuk orang yang aku cintai (maksudnya negara Indonesia
yang diwakilkan oleh pak Presiden).
Banyak sekali hal-hal
yang tidak seharusnya ada di negara ini, kita seperti negara yang berjalan
dengan angkuhnya tapi sebenarnya kaki kita itu cacat, banyak hal yang perlu
diperbaiki tapi merasa sudah menjadi yang terbaik. Orang kaya semakin gemar
menumpuk hartanya, dan orang miskin makin gemar menumpuk perasaan untuk
dikasihani oleh orang lain. Indonesia adalah negara yang mayoritasnya beragama
islam. Dari katanya saja Islam itu adalah agama selamat dan menyelamatkan, tapi
kenapa orang-orang yang katanya islam tidak mau selamat dan diselamtakan oleh
agamanya sendiri.
Tidak harus mendirikan
negara Islam di negeri ini untuk menghapus semua ketidak adilan, yang harus
didirikan adalah pribadi-pribadi yang menjiwai islam pada setiap penganut agama
islam yang katanya mayoritasnya penduduk Indonesia ini. Islam telah lama
mengajarkan kita bagaimana tata cara berpakaian yang baik bagi perempuan yang
katanya perhiasan dunia itu, supaya tidak harus ada lagi berita di koran,
okezone dan liputan 6 siang dkk yang harus memberitakan tentang kasus
pemerkosaan di dalam angkot (ga elit bgd).
Islam juga telah lama
mengajarkan kita bagaimana cara berbahasa dan berakhlak yang baik pada sesama,
agar tidak harus ada lagi di detik.com dan Sindo memberitakan pada semua
penduduk Indonesia bahwa telah terjadi pembunuhan yang dilakukan suami kepada
istrinya atau murid yang memenjarakan gurunya.
Telah terlampau lama
Islam pun mengajarkan kita untuk senantiasa mendengar dan melihat hal-hal yang
baik, agar tidak harus ada lagi koran PR, Kompas dan radio Ardan yang
menyebutkan bahwa artis Dewi Persik dkk dicekal dimana-mana gara-gara goyang
“perabotan rumah”nya dan banyak siswa SMP/SMA/PT dan penduduk yang berlainan
desa tawuran karena hal-hal yang tidak penting sehingga banyak nyawa tidak
bersalah jadi korbanya _mengganggu saja_
Hampir terlalu lama juga sebelum
negara Indonesia ini terbentuk, islam telah mengajarkan kita untuk memakan makanan
dan meminum minuman yang halal dan baik, halal dalam islam sudah pasti baik
untuk tubuh, Agar tidak lagi dan lagi Intens, Goshpot, dan Silet membicarakan
topik yang sama selama berminggu-minggu tentang model majalah dewasa yang
menabrak pejalan kaki dan 2 orang polisi yang katanya sedang bertugas karena
sedang berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang dan tidak harus ada lagi
korban seperti Afriyani dan Andhika “Kangen Band” (yang akhirnya pas sidang
potong rambut) masuk lagi infotainment.
Islam pun telah sangat
lama jauh sebelum negara Indonesia ini ada dalam peta Dunia mengajarkan pada
kita untuk mempererat tali silaturahim yang baik kepada sesama manusia
(dibolehkan kepada hewan dan tumbuhan pun) terlebih dengan adanya kemajuan
teknologi saat ini dapat memudahkan setiap orang untuk melakukan hal tersebut.
Agar tidak lagi dan lagi menjadi bahasan utama para media dan pers tentang anak
yang lari dari rumahnya seperti Arumi Bachsin yang sempat merepotkan kerja Kak
seto di Komnas Ham, atau kasus penculikan dan penipuan yang disebabkan karena
perkenalannya di salah satu akun jejaring sosial_makanya jangan terlalu eksis
ya apa-apa di up date hihi_.
Aku ingin mencintai
negeriku Indonesia, tapi katanya cara mencintai yang baik itu kita harus bisa
merubah orang yang kita cintai ke arah yang lebih baik lagi bukan sesuai dengan
keinginan kita, tapi sesuai ketentuan yang telah Alloh tetapkan untuk
senantiasa menjadi orang yang baik yang terus memperbaiki diri.
Aku mencintai negeriku
apa adanya seperti yang sering diucapkan seseorang anak muda yang amatir dalam
berpasangan bahwa “aku mencintaimu apa adanya” _lebih mending baca buku aa gym
apa adanya_ tapi aku mencintainya apa adanya dan harus ada apanya, karena kelak
akan ada pertanggung jawaban dari semua yang kita lakukan maka setidaknya aku
ingin negeriku ini memilki bekal saat hari perhitungan nanti sebagai negara
yang mayoritas katanya islam ini dan tidak memalukan negara ini sebagai yang
tidak beruntung di Dunia tapi biarlah negeri ini memaksakan diri agar bisa
beruntung saat di depan Alloh nanti. amin
#Inspirasi malam mumpung besok libur :D
Label: Becha Hiburan
0 Comments:
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)





